KAMUS BACAAN SHALAT

 

KAMUS BACAAN SHALAT

بِسْمِ اللهِ  

Bismillaah 

1.) Terjemahaan : "Dengan Menyebut Nama Allah"

Pemahaman : Kita melibatkan Allah dalam hal yang sedang kita kerjakan, menyebut nama Allah artinya memanggil namanya untuk menjadi saksi apa yang sedang kita lakukan.


اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ 

Alhamdulillahirabbil alamiin

2.) Terjemahaan : "Segala puji pujian milik Allah Tuhan semesta alam"

Pemahaman : Yang kita hadapi ini maha segala-galanya, Maha Kaya, Maha Mulia, Maha Kuasa, Maha pemberi rezeki, yang membolak-balikan hati manusia dan segala pujian lain nya dan tidak ada yang bisa menyerupai apa lagi melampaui-Nya 

Artinya kita menghadap kepada yang tepat dari segala apa yg kita butuhkan atau kita harapkan.


الرَّحْمٰنِ  

AR Rahman 

3.) Terjemahaan : "Maha pengasih"

Pemahaman: DIA memiliki kelembutan untuk mengasihi setiap hamba-Nya semua ciptaan nya, bahkan kasih-Nya melebihi kasih seorang ibu kepada anaknya.

Tadabur : Kita tidak pernah meminta kaki, tangan dan sebagainya, tapi Allah kasih bahkan kita mendapat diri kita lahir sudah menjadi muslim tanpa proses yang berat sebagaimana yang di alami seorang mualaf.


الرَّحِيْمِۙ

AR Rahim 

4.) Terjemahaan : "Maha penyayang"

Pemahaman : Perbedaan dengan Ar Rahman sifat Ar Rahim ini hanya diberikan Allaah kepada hamba Nya yg beriman kasih sayang dalam bentuk Rahmat, Hidayah dan pertolongan kepada Hamba-Nya yang bertaubat dan kembali kepada jalan Nya yg lurus. 

Ar-Rahman bisa di dapatkan oleh semua makhluk tapi AR Rahim khusus hambanya yang mendekat kepada-Nya. 

Visual nya ketika hati kita di sentuh untuk beramal shaleh seperti ingin tahajud di mudahkan ingin sedekah dimudahkan ingat Allah tiba-tiba menangis rindu berjumpa Allah dll.


مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ 

Malikiyaumiddin 

5.) Terjemahaan : "Penguasa / Raja Hari pembalasan"

Pemahaman : Bahwa kita di ingatkan bahwa amal-amal kita akan di hisab dihadapan-Nya amal baik atau amal jahat kita. Kita diingatkan kehidupan dunia ini hanya sebentar tapi akhirat adalah kekal abadi selama-lamanya.

Visual : bayangkan kita di sidang atas amal-amal buruk kita, di hadapan kita ada adzab yang besar sedang menanti, In syaa Allaah air mata akan tumpah.


اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ 

Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in

6.) Terjemahaan : "Hanya kepadaMu hamba/kami beribadah dan hanya kepada-Mu lah Kami Memohon pertolongan"

Pemahaman : Disaat kita shalat menghadap-Nya saat itulah kita benar-benar menghamba kepada Sang Maha pencipta dan tentunya menghinakan diri serendah rendahnya dan datang kepada-Nya ingin mengadukan semua apa yang di hati dan fikiran saat itu kepada-Nya

Iyyaka nastain : Dan kita datang memohon pertolongan kepadanya karena datang membawa keluh kesah, sebagaimana dulu kita sering mengeluh kepada orang tua dan berharap di bantu/tolong orang tua, dan hanya DIA lah penolong sejati tanpa pamrih, pertolongan yang akan menuntaskan persoalan kita sekaligus atau sesuai kebutuhan kita.


اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ 

Ihdina shirotol mustaqim

7.) Terjemahaan : "Bimbinglah kami ke jalan yang lurus,"

Pemahaman : Sebagaimana sebelumnya kita datang menghadapnya dan membawa persoalan dan kebingungan yang ingin diselesaikan atau di bantu Allah. Kita disini akan merengek hebat ketika masalah sudah memuncak dan dalam kondisi lelah dengan masalah, maka menangislah sejadi jadinya nikmati merengek dihadapan-Nya saat kalimat ini diucapkan.

Inilah puncak penghambaan bahwa kita adalah hamba dan lenyap lah kesombongan dan keangkuhan kita dihadapan-Nya.


صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ

"Shirotol ladzina an'amta alaihim"

8.) Terjemahaan: "Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat"

Pemahaman : Ketika disambung dengan ayat sebelumnya meminta petunjuk/solusi dari masalah yang kita adukan maka ayat ini artinya : Ya Allah sebagaimana engkau tolong/tunjuki/bantu orang-orang masalahnya mirip dengan hamba atau bisa dengan kalimat ya Allah sebagaimana engkau telah tolong hamba dulu ketika hamba dalam masalah.


غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

"Ghairil maghdubi alaihim walad dallin" 

9.) Terjemaahan : "(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat"

Pemahaman : menyambung ayat sebelumnya dengan memahami ketika membaca ayat ini maka artinya : Tolong ya Allah selamatkan hamba, jangan engkau biarkan hamba kebingungan mentok dengan masalah ini atau hamba mendapatkan solusi dari masalah ini namun jalan tersebut engkau murkai (dosa).


أٰمِيْنَ 

"Aamiin"

10.) Terjemaahan : Ya Allaah kabulkan lah hajat ku ini


Latih lah diluar shalat dengan mengulang-ulang Alfatihah ini dengan pemahaman, agar ketika membaca dalam shalat sudah terhubung dengan Allah.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------

- Dikutip dari penjelasan Ustd. Aden Nova -
Kota Serang 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JARAK TERDEKAT ANTARA MANUSIA DENGAN SANG MAHA PEMBERI HIDUP ADALAH "NAFAS"

EVOLUSI KESADARAN DIRI